Jumat, 30 Desember 2011

Takkan Tenggelam


Takkan Tenggelam


Bukan aku bisu tak ingin bicara
Bukan aku buta tak ingin melihat
Bukan aku tuli tak ingin mendengar
Aku hanya sedang terperangkap dalam  keadaan

Bukan aku tak rindu padamu teman
Bukan aku tak ingingkan kehangatan itu kawan
Hanya segumpal awan sedang menguji persahabatan
Yang kan makin mengokohkan tentang kisah perjalanan

Aku rindu kehangantan itu
Perbincangan itu
Canda tawa itu
Semua suka duka yang telah kita rasa

Meski keegoisan terkadang menerpa
Tapi aku tau, sayang tak kan  terhempas
Meski amarah kadang menerjang
Tapi persahabatan takkan tenggelam.

Kamis, 29 Desember 2011

Jangan Hilangkan Mereka


Jangan Hilangkan Mereka

Terkadang... aku memang penat dengan keadaan ini
Penat dengan ketidakadilan pemberian Tuhan
Penat dengan kenyataan lingkungan
Penat dengan ketidakberdayaanku merubah lingkunganku
Penat dengan ketidaksanggupanku menerima semuanya

Tapi sungguh Tuhan
Aku sayang mereka
Sayang keluargaku
Sayang teman-temanku
Sayang kerabat-kerabatku
Sayang ayah bundaku

Bukan aku angkuh dengan diriku
Bukan aku merendahkan orang tuaku
Aku hanya bingung
Aku merasa berada di tengah lingkup yang berbeda dari teman-temanku

Jangan Kau hilangkan mereka
Tapi ku mohon, satukan hati kami dalam kebenaranMu
Satukan kekuatan kami untuk bertahan dalam kehidupan
Jangan hilangkan mereka, tapi tuntunlah kami.

Rabu, 21 Desember 2011

Terimakasih Luka


Terimakasih Luka


Diam itu emas
Tapi itu hanya relatifitas
Bukan ini saatnya
Katakan semuanya

Ku bangun benteng
Sekokoh-kokohnya bangunan
Agar tak kena tembekan meriam
Dan pertanda aku akan terluka

Semua karna darah yang masih tertinggal
Telah ku coba sembuhkan
Namun, lukanya masih ada
Berterimakasihku pada luka
Aku tak ingin terikat

Selasa, 20 Desember 2011

Masih Di Sini


Masih Di Sini

Saat hanya ada derai hujan yang mengiringi
Aku terhanyut dalam sepi
Dalam bayang yang tak kunjung usai
Karena aku enggan beranjak dari sini

Meski pasir terus mengalami abrasi
Tapi senyum akan terus mengalir
Meski tak ku tampakan diri
Jiwaku melayang-layang bahkan sampai ke hilir

Kala hanya melodi yang menemani
Aku maklumi khayal ku melambung tinggi
Titipkan salam pada seekor merpati
Kalau aku masih berdiri di sini

Berdiri tanpa kejelasan atas apa yang di tunggu
Berdiri tanpa kejelasan sampai kapan menunggu
Berdiri dengan pendirian diri
Berdiri dengan kemauan hati