Terimakasih Luka
Diam itu emas
Tapi itu hanya relatifitas
Bukan ini saatnya
Katakan semuanya
Ku bangun benteng
Sekokoh-kokohnya bangunan
Agar tak kena tembekan meriam
Dan pertanda aku akan terluka
Semua karna darah yang masih tertinggal
Telah ku coba sembuhkan
Namun, lukanya masih ada
Berterimakasihku pada luka
Aku tak ingin terikat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar