Senin, 16 Mei 2011

Keluar Dari Lubang Hina

Keluar Dari Lubang Hina

Aku mendengar bukan mencoba mencari suara
Aku melihat bukan mencoba mencari  wujudnya
Aku bergerak bukan mencoba mencari tempatnya
Tapi aku mancoba menahan bukan sengaja

Aku mencoba menahan pandanganku
Aku mencoba menahan pembicaraanku
Aku mencoba menahan gerakan-gerakanku
Aku mencoba merubah kelakuanku







Tergores sedikit pedang
Itu wajar...
Demi sebuah kebaikan
Itu takkan berarti.


Saat itu...
Memang terlalu kelam
Wajar saja kau tegur aku
Sakit itu biasa..

Terimakasih lagi kawan
Tanpa kau..
Mungkin aku masih tenggelam dalam lubang hina itu
Walau dengan hujaman pedang itu







Tapi itu lah yang membuat otakku berputar
Membuat air mataku menetes
Menyadari semuanya.. penuh penyesalan
Menyadari kalau aku harus berubah

Dan kini....
Lau berhasil kawan..
Membangunkan ku dari lubang hina itu
Dan aku dapat keluar dalam kekelaman diriku

Tidak ada komentar: